Melalui jaringan backlink yang kami miliki merupakan penyedia jasa backlink menerima berbagai backlink Indonesia dengan layanan jasa backlink murah yang kami kelola secara manual dan profesional. Kami menawarkan jasa backlink terbaik. Bagaimana cara membeli backlink dari kami?. Silahkan 👉 Hubungi Kami! harga sangat terjangkau!

Content Placement

Berikut adalah daftar 50 situs Jaringan Backlink kami!
01. Backlink Indonesia 26. Iklan Maluku Utara
02. Backlink Termurah 27. Iklan Nusa Tenggara Barat
03. Cara Membeli Backlink 28. Iklan Nusa Tenggara Timur
04. Iklan Aceh 29. Iklan Online Indonesia
05. Iklan Bali 30. Iklan Papua
06. Iklan Bangka Belitung 31. Iklan Papua Barat
07. Iklan Banten 32. Iklan Riau
08. Iklan Bengkulu 33. Iklan Semesta
09. Iklan Dunia 34. Iklan Sulawesi Barat
10. Iklan Gorontalo 35. Iklan Sulawesi Selatan
11. Iklan Internet 36. Iklan Sulawesi Tengah
12. Iklan Jakarta 37. Iklan Sulawesi Tenggara
13. Iklan Jambi 38. Iklan Sulawesi Utara
14. Iklan Jawa Barat 39. Iklan Sumatra Barat
15. Iklan Jawa Tengah 40. Iklan Sumatra Selatan
16. Iklan Jawa Timur 41. Iklan Sumatra Utara
17. Iklan Kalimantan Barat 42. Iklan Terbaru
18. Iklan Kalimantan Selatan 43. Iklan Yogyakarta
19. Iklan Kalimantan Tengah 44. Jaringan Backlink
20. Iklan Kalimantan Timur 45. Jasa Backlink
21. Iklan Kalimantan Utara 46. Jasa Backlink Murah
22. Iklan Kepulauan Riau 47. Jasa Backlink Terbaik
23. Iklan Lampung 48. Jasa Backlink Termurah
24. Iklan Link 49. Media Backlink
25. Iklan Maluku 50. Raja Backlink

Kami jaringan backlink sebagai media backlink bisa juga menerima content placement yakni jasa backlink termurah kami di dalam artikel. Pesan segera jasa backlink termurah ini. Karena kami adalah raja backlink yang sebenarnya!

Peluang Agen Iklan Online
Tampilkan postingan dengan label INSPIRASI. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label INSPIRASI. Tampilkan semua postingan

Bikin Anak Gemar Membaca Alquran, Terapkan Cara Ini

Info informasi Bikin Anak Gemar Membaca Alquran, Terapkan Cara Ini atau artikel tentang Bikin Anak Gemar Membaca Alquran, Terapkan Cara Ini ini semoga dapat bermanfaat, dan menambah wawasan. Selamat Membaca! Jangan lupa dishare juga! Jika merasa artikel ini bermanfaat juga untuk orang lain.

TEMPO INDONESIA - Berbeda dengan jaman dahulu, saat ini anak-anak cenderung mengalami penurunan semangat dalam belajar Al Quran. Anak-anak lebih senang untuk menikmati acara televisi atau bermain game di gadget mereka. Tentu ini menjadi keprihatinan tersendiri dan Anda pun sebagai orang tua sudah bisa dipastikan tidak menginginkan kondisi ini terus berlarut. Inilah alasan utama untuk memberikan pendidikan dini kepada anak-anak akan pentingnya belajar membaca Al Quran dan mengamalkan apa yang ada di dalamnya.


Ada banyak sekali cara yang dapat Anda lakukan untuk membuat anak-anak lebih senang untuk mempelajari Al Quran, berikut ini adalah beberapa tips yang dapat Anda coba:
  1. Sering-seringlah membaca Al Quran di depan anak Anda. Seorang anak memiliki naluri untuk mengikuti, dengan rutin membaca Al Quran di depan mereka, mereka pun akan penasaran dan secara tidak terencana alam bawah sadarnya pun akan menuntunnya untuk mengikuti orang tua membaca Al Quran.
  2. Sering memperdengarkan Ayat-ayat Al Quran kepada anak, baik melalui bacaan maupun media pemutar suara. Apabila anak terbiasa mendengar ayat Al Quran, mereka pun akan terbiasa dengan bahasa Al Quran. Sehingga akan lebih mudah baginya untuk belajar membaca Al Quran.
  3. Menceritakan kisah-kisah yang ada di dalam Al Quran kepada anak. Al Quran menggunakan bahasa Arab, sehingga anak-anak tidak dapat memahami apa maksud dari bacaan tersebut. Triknya adalah, Anda dapat menceritakan kepadanya mengenai kisah-kisah yang terdapat di dalam Al Quran, dengan demikian mereka akan lebih antusias untuk mempelajari Al Quran.
  4. Selain mengajarkan Al Quran secara langsung kepada anak, TPA juga bisa menjadi pilihan. Disini anak Anda akan bertemu dengan banyak teman, sehingga proses belajar pun menjadi lebih menyenangkan.
  5. Terus picu semangat anak untuk belajar Al Quran dengan memberinya apreasiasi seusai ia membaca atau ketika belajar Al Quran.
  6. Janjikan hadiah menarik untuknya. Tidak berlebihan untuk menjanjikannya hadiah ketika ia telah berhasil menyelesaikan satu tahap pembelajaran Al Quran. Hadiah justru akan membuatnya menjadi lebih bersemangat dalam belajat Al Quran.


Demikian artikel tentang Bikin Anak Gemar Membaca Alquran, Terapkan Cara Ini ini dapat kami sampaikan, semoga artikel atau info tentang Bikin Anak Gemar Membaca Alquran, Terapkan Cara Ini ini, dapat bermanfaat. Jangan lupa dibagikan juga ya! Terima kasih banyak atas kunjungan nya.

6 Amalan Guru Agar Mendatangkan Rahmat Allah SWT

Info informasi 6 Amalan Guru Agar Mendatangkan Rahmat Allah SWT atau artikel tentang 6 Amalan Guru Agar Mendatangkan Rahmat Allah SWT ini semoga dapat bermanfaat, dan menambah wawasan. Selamat Membaca! Jangan lupa dishare juga! Jika merasa artikel ini bermanfaat juga untuk orang lain.


TEMPO INDONESIA - Imam al-Ghazali menyatakan bahwa cinta kepada Allah adalah puncak tertinggi keberagamaan seorang hamba. Sebagai seorang hamba, apakah amalan-amalan yang harus dilakukan guru agar mendatangkan rahmat dan kasih sayang Allah?

Pertama, amal takwa. Guru harus melaksanakan semua perintah Allah SWT dengan penuh kesungguhan dan menjauhi larangan Allah SWT dengan sikap hati-hati. Firman Allah SWT, "Barang siapa menepati janji dan bertakwa, maka sesungguhnya Allah mencintai orang-orang yang bertakwa." (QS Ali-Imran: 76).

Kedua, amal tawakal. Guru bertawakal akan menunjukkan sikap berserah diri sepenuhnya kepada Allah setelah melaksanakan ikhtiar (QS Ali-Imran: 159). Ciri-ciri guru bertawakal, di antaranya beriman teguh kepada Allah,  menjadikan Allah semata sebagai tumpuan harapan terakhir, bekerja cermat dan maksimal sebelum berserah diri kepada Allah, tidak mudah menyerah dan putus asa, sabar dan tabah dalam menghadapi berbagai persoalan kehidupan, serta selalu meminta pertolongan Allah dalam menghadapi permasalahan (Fathuddin, 2008).

Ketiga, amal ihsan. Amal ihsan berarti guru memiliki kebiasaan berbuat baik kepada murid, orang tua murid, sesama guru, dan masyarakat. Allah SWT berfirman, "Dan belanjakanlah (harta bendamu) di jalan Allah, dan janganlah kamu menjatuhkan dirimu sendiri ke dalam kebinasaan, dan berbuat ihsanlah (berbuat baiklah), karena sesungguhnya Allah mencintai orang-orang yang berbuat baik." (QS al-Baqarah: 195).

Keempat, amal berlaku adil. Amal berlaku adil adalah sikap guru dalam memutuskan perkara dan berjuang dalam menegakkan keadilan. Guru tak boleh pilih kasih, guru harus menilai kemampuan murid secara objektif, serta sikap konsisten lainnya dalam memperjuangkan kebenaran dan keadilan dalam ruang lingkup tugas dan tanggung jawabnya sebagai pengajar dan pendidik. Firman Allah SWT, "Jika kamu memutuskan perkara di antara mereka, maka putuskanlah perkara itu dengan adil. Sesungguhnya Allah mencintai orang-orang yang berbuat adil." (QS al-Maidah: 42).

Kelima, amal sabar. Firman Allah SWT, "Mereka tidak menjadi lemah karena bencana yang menimpa mereka di jalan Allah, dan tidak lesu dan tidak pernah menyerah. Allah mencintai orang-orang yang sabar." (QS Ali-Imran: 146). Guru yang sabar akan senantiasa tekun dalam bekerja, tak pernah lelah berjuang, dan tegar dalam menghadapi segala ujian hidup baik berupa kesenangan maupun kesempitan hidup.

Keenam, amal tobat. Karena sejatinya guru adalah manusia, hamba Allah yang lemah dan kerap tergelincir melakukan perbuatan dosa, maka guru harus memiliki kesadaran terhadap pentingnya ikhtiar memperbaiki diri dan meminta ampunan kepada Allah SWT (QS an-Nisa: 28; QS al-Maidah: 39). Rasulullah SAW bersabda, "Wahai anak Adam, jika sekiranya dosa-dosa kamu melampaui awan di langit, kemudian kamu memohon ampun kepada-Ku, niscaya Aku ampuni semua dosa dan kesalahanmu, dan Aku tidak memedulikannya." (HR Tirmidzi). Wallahu a'lam bisshawab.


Demikian artikel tentang 6 Amalan Guru Agar Mendatangkan Rahmat Allah SWT ini dapat kami sampaikan, semoga artikel atau info tentang 6 Amalan Guru Agar Mendatangkan Rahmat Allah SWT ini, dapat bermanfaat. Jangan lupa dibagikan juga ya! Terima kasih banyak atas kunjungan nya.

Raih Berkah Bisnis Tempe dengan Filosofi Dzikir

Info informasi Raih Berkah Bisnis Tempe dengan Filosofi Dzikir atau artikel tentang Raih Berkah Bisnis Tempe dengan Filosofi Dzikir ini semoga dapat bermanfaat, dan menambah wawasan. Selamat Membaca! Jangan lupa dishare juga! Jika merasa artikel ini bermanfaat juga untuk orang lain. Raih Berkah Bisnis Tempe dengan Filosofi Dzikir

TEMPO INDONESIA - Kendati baru sekitar satu tahun merintis dari nol dalam usaha memproduksi tempe, kini Abdullah (bukan nama sebenarnya), seorang pemuda santri yang kedua orang tuanya telah tiada ini sudah bisa merekrut dua karyawan. Dengan dibantu dua orang tersebut, sekarang saban harinya pemuda kelahiran Temanggung 1985 ini sudah berani mengolah sedikitnya 50 kilogram kedelai untuk diproses menjadi tempe. Saat jumlah kedelai yang diolahnya baru lima kiloan di awal-awal membuka usaha dia mengerjakan sendiri semua proses kerja pembuatan tempenya itu, mulai dari belanja kedelai di pasar, mematangkan kedelai, meracik campuran ragi, hingga mendistribusikannya ke konsumen. 

Munculnya inspirasi membuka usaha produksi tempe ini tidak ia peroleh dari pelatihan atau pembinaan dari suatu instansi tertentu, melainkan atas penemuan kesadarannya sendiri setelah beberapa tahun lamanya dirinya ditempa di perantauan dengan pekerjaan yang tidak pasti dan seringnya menjadi kuli bangunan. Meski tempo itu Abdullah senantiasa giat bekerja serabutan di Jakarta, dia merasa jiwanya gersang jika sepanjang tahun bekerja tanpa jeda, maka tiap bulan Ramadhan ia memanfaatkannya untuk libur bekerja, lalu sepanjang satu bulan itu ia pergunakan mengikuti ngaji pasaran di salah satu pesantren di daerah Cirebon. Saat menimba ilmu dalam momen bulan Ramadhan inilah dirinya acap mendapatkan nasihat dari kiainya supaya tahun berikutnya mencari pekerjaan di kampung halamannya saja, syukur-syukur bisa membuka suatu usaha di desanya.  

Bagi alumni dari salah satu pondok pesantren di Kaliwungu Kendal ini usaha membuat tempe itu dapat disebut sebagai suatu karya juga. Oleh karena itu menurutnya dalam memproduksi tempe seyogiayanya tidak sebagaimana seorang tukang yang umumnya mekanis cara kerjanya. Melainkan perlu juga adanya penjiwaan laiknya sastrawan dalam menulis puisi atau novelnya. 

"Yang dimaksud dengan penjiwaan ialah ketika mengolah dan memproses bahan mentah berupa kedelai ia niatkan bertasbih seraya membayangkan dirinya selaku khalifahnya Allah sedang menjalankan perintah mengelola ciptaan Tuhan. Berkarya membuat bahan-bahan yang masih mentah menjadi produk yang siap dinikmati orang merupakan manifestasi dari ungkapan tasbih. Berkarya dalam bidang apa saja perlu menghidupkan rasa seninya," tutur lajang yang kedua orang tuanya kini sudah tiada itu. 

Yang kedua, lanjutnya,  setelah tasbih yaitu tahap tahlil. Esensi dari tahlil adalah mentauhidkan Allah. Bila diterapkan dalam konteks berkarya ialah setelah seseorang berusaha dengan maksimal menciptakan karyanya, hasil akhirnya dipasrahkan pada Allah juga. Artinya siap berhasil, siap pula gagal. Dengan demikian seorang pengusaha tidak mudah frustasi jika mengalami kegagalan, karena tugasnya berkarya sudah ia tunaikan, soal keberhasilan bukan wewenangnya tapi otoritasnya Tuhan. Dengan modal tauhid ini pula seseorang menjadi berani memulai dalam karya apa saja, dan tidak takut gagal. 

"Yang ketiga istighfar. Yaitu mengevaluasi terhadap hasil produknya, membenahi kelemahahan-kelamahan dan kekurangan selama ini dan terus berusaha membuat produknya semakin baik kualitasnya dari waktu ke waktu. Itulah hakikat istighfar diterapkan dalam suatu usaha atau pekerjaan."

Bahkan, menurut Abdullah, dalam suatu usaha yang terpenting bukan seberapa banyak keuntungan yang dihasilkan dari produk karyanya. Melainkan proses seni dalam berkarya itu sendirilah yang terpenting. Dalam proses pembuatan tempe tersebut misalnya, selalu ia tanamkan dalam benaknya bahwa ia tidak semata sedang bekerja mencari uang, tetapi dalam rangka melayani bagi siapa pun orangnya yang membutuhkan tempe. 

Dengan konsepsi macam itu, maka dia dalam membuat tempe berusaha menghasilkan produk yang bermutu, agar para konsumen maupun dirinya sama-sama mendapatkan manfaat. Karena produk yang jelek meskipun laku dijual namun membawa kerugian para pembelinya. Dia tidak hanya berharap tempenya laku, tapi sekaligus berharap dapat memuaskan pelanggannya. (M. Haromain/Mahbib)

*) Ditulis dari kisah nyata seorang wirausahawan muda yang nama dan fotonya tidak mau dipublikasikan

Kendati baru sekitar satu tahun merintis dari nol dalam usaha memproduksi tempe, kini Abdullah (bukan nama sebenarnya), seorang pemuda santri yang kedua orang tuanya telah tiada ini sudah bisa merekrut dua karyawan. Dengan dibantu dua orang tersebut, sekarang saban harinya pemuda kelahiran Temanggung 1985 ini sudah berani mengolah sedikitnya 50 kilogram kedelai untuk diproses menjadi tempe. Saat jumlah kedelai yang diolahnya baru lima kiloan di awal-awal membuka usaha dia mengerjakan sendiri semua proses kerja pembuatan tempenya itu, mulai dari belanja kedelai di pasar, mematangkan kedelai, meracik campuran ragi, hingga mendistribusikannya ke konsumen. 

Munculnya inspirasi membuka usaha produksi tempe ini tidak ia peroleh dari pelatihan atau pembinaan dari suatu instansi tertentu, melainkan atas penemuan kesadarannya sendiri setelah beberapa tahun lamanya dirinya ditempa di perantauan dengan pekerjaan yang tidak pasti dan seringnya menjadi kuli bangunan. Meski tempo itu Abdullah senantiasa giat bekerja serabutan di Jakarta, dia merasa jiwanya gersang jika sepanjang tahun bekerja tanpa jeda, maka tiap bulan Ramadhan ia memanfaatkannya untuk libur bekerja, lalu sepanjang satu bulan itu ia pergunakan mengikuti ngaji pasaran di salah satu pesantren di daerah Cirebon. Saat menimba ilmu dalam momen bulan Ramadhan inilah dirinya acap mendapatkan nasihat dari kiainya supaya tahun berikutnya mencari pekerjaan di kampung halamannya saja, syukur-syukur bisa membuka suatu usaha di desanya.  

Bagi alumni dari salah satu pondok pesantren di Kaliwungu Kendal ini usaha membuat tempe itu dapat disebut sebagai suatu karya juga. Oleh karena itu menurutnya dalam memproduksi tempe seyogiayanya tidak sebagaimana seorang tukang yang umumnya mekanis cara kerjanya. Melainkan perlu juga adanya penjiwaan laiknya sastrawan dalam menulis puisi atau novelnya. 

"Yang dimaksud dengan penjiwaan ialah ketika mengolah dan memproses bahan mentah berupa kedelai ia niatkan bertasbih seraya membayangkan dirinya selaku khalifahnya Allah sedang menjalankan perintah mengelola ciptaan Tuhan. Berkarya membuat bahan-bahan yang masih mentah menjadi produk yang siap dinikmati orang merupakan manifestasi dari ungkapan tasbih. Berkarya dalam bidang apa saja perlu menghidupkan rasa seninya," tutur lajang yang kedua orang tuanya kini sudah tiada itu. 

Yang kedua, lanjutnya,  setelah tasbih yaitu tahap tahlil. Esensi dari tahlil adalah mentauhidkan Allah. Bila diterapkan dalam konteks berkarya ialah setelah seseorang berusaha dengan maksimal menciptakan karyanya, hasil akhirnya dipasrahkan pada Allah juga. Artinya siap berhasil, siap pula gagal. Dengan demikian seorang pengusaha tidak mudah frustasi jika mengalami kegagalan, karena tugasnya berkarya sudah ia tunaikan, soal keberhasilan bukan wewenangnya tapi otoritasnya Tuhan. Dengan modal tauhid ini pula seseorang menjadi berani memulai dalam karya apa saja, dan tidak takut gagal. 

"Yang ketiga istighfar. Yaitu mengevaluasi terhadap hasil produknya, membenahi kelemahahan-kelamahan dan kekurangan selama ini dan terus berusaha membuat produknya semakin baik kualitasnya dari waktu ke waktu. Itulah hakikat istighfar diterapkan dalam suatu usaha atau pekerjaan."

Bahkan, menurut Abdullah, dalam suatu usaha yang terpenting bukan seberapa banyak keuntungan yang dihasilkan dari produk karyanya. Melainkan proses seni dalam berkarya itu sendirilah yang terpenting. Dalam proses pembuatan tempe tersebut misalnya, selalu ia tanamkan dalam benaknya bahwa ia tidak semata sedang bekerja mencari uang, tetapi dalam rangka melayani bagi siapa pun orangnya yang membutuhkan tempe. 

Dengan konsepsi macam itu, maka dia dalam membuat tempe berusaha menghasilkan produk yang bermutu, agar para konsumen maupun dirinya sama-sama mendapatkan manfaat. Karena produk yang jelek meskipun laku dijual namun membawa kerugian para pembelinya. Dia tidak hanya berharap tempenya laku, tapi sekaligus berharap dapat memuaskan pelanggannya. 


Demikian artikel tentang Raih Berkah Bisnis Tempe dengan Filosofi Dzikir ini dapat kami sampaikan, semoga artikel atau info tentang Raih Berkah Bisnis Tempe dengan Filosofi Dzikir ini, dapat bermanfaat. Jangan lupa dibagikan juga ya! Terima kasih banyak atas kunjungan nya.

Disapu Banjir Garut, Masjid dan Pesantren Ini Tak Hancur

Info informasi Disapu Banjir Garut, Masjid dan Pesantren Ini Tak Hancur atau artikel tentang Disapu Banjir Garut, Masjid dan Pesantren Ini Tak Hancur ini semoga dapat bermanfaat, dan menambah wawasan. Selamat Membaca! Jangan lupa dishare juga! Jika merasa artikel ini bermanfaat juga untuk orang lain.


TEMPO INDONESIA - Masyarakat Kabupaten Garut tengah berduka. Banjir bandang yang terjadi pada Selasa, 20 September 2016, menghancurkan tempat tinggal mereka.

Ratusan rumah yang terletak di bibir Sungai Cimanuk rata dengan tanah. Puluhan orang meninggal dunia.

Tetapi, ada yang aneh di balik kisah sedih itu. Di antara reruntuhan bangunan, gedung dan masjid Pondok Pesantren Salafi Al Qodar tetap kokoh berdiri.

Padahal, lokasi pesantren ini hanya 10 meter dari tepi sungai. Sementara semua bangunan yang ada di sekitar pesantren tersebut hanya tinggal puing berserakan tersapu bah.

Menurut pengasuh Pondok Pesantren Al Qodar, KH Abdul Qadar Rusman, keajaiban ini adalah pertolongan Allah.

" Berkat pertolongan Allah SWT, pesantren kami tidak tersentuh bencana banjir bandang Sungai Cimanuk," ujar Abdul Qadar Rusman sebagaimana dikutip Dream dari porosgarut.com.

Rusman mengatakan musibah yang terjadi harus disikapi dengan arif. Menurut dia, bencana banjir bandang merupakan cara Allah SWT menegur manusia.

" Di balik musibah pasti ada hikmahnya, agar kita peduli terhadap alam, terutama untuk menjaga dan melestarikan lingkungan," ucap dia.


Demikian artikel tentang Disapu Banjir Garut, Masjid dan Pesantren Ini Tak Hancur ini dapat kami sampaikan, semoga artikel atau info tentang Disapu Banjir Garut, Masjid dan Pesantren Ini Tak Hancur ini, dapat bermanfaat. Jangan lupa dibagikan juga ya! Terima kasih banyak atas kunjungan nya.

Inilah Sisi Romantis Rasulullah SAW

Info informasi Inilah Sisi Romantis Rasulullah SAW atau artikel tentang Inilah Sisi Romantis Rasulullah SAW ini semoga dapat bermanfaat, dan menambah wawasan. Selamat Membaca! Jangan lupa dishare juga! Jika merasa artikel ini bermanfaat juga untuk orang lain. Inilah Sisi Romantis Rasulullah SAW

TEMPO INDONESIA - Kendati Rasululullah SAW juga manusia biasa, namun tingkah laku dan etikanya jauh berbeda dengan kita. Maka dari itu, Beliau sangat pantas dijadikan panutan hidup termasuk dalam urusan rumah tangga sekalipun. Dalam banyak hadits digambarkan bahwa Rasulullah SAW terbilang lelaki romantis dan pandai memanjakan istrinya. Sifat romantis dan lembut itulah yang membuat keutuhan rumah tangga Nabi terjaga dan abadi.

Ada empat sifat yang mesti kita teladani dari Nabi SAW dalam hal berumah tangga. Perilaku yang dicontohkan Nabi SAW ini ialah salah cara untuk mempertahankan keutuhan keluarga.

Pertama, Rasulullah SAW tidak pernah kasar dan memukul istrinya. Rasulullah merupakan manusia yang berakhlak mulia, lembut, dan tidak pernah menyinggung perasaan orang lain. Semasa hidupnya, Rasulullah SAW tidak pernah menggunakan tangannya untuk memukul dan menampar orang, baik istrinya maupun pembantunya.

Hal ini sebagaimana yang disebutkan hadis riwayat Ibnu Majah:

?? ??? ???? ???? ??? ???? ???? ???? ????? ?? ??? ????? ??? ??? ???? ????

Artinya, �Rasulullah SAW tidak pernah memukul pembantu dan perempuan (istrinya). Tidak pernah dia memukul siapapun,� (HR Majah).

Kedua, makan berdua bersama istri. Makan berdua termasuk salah satu cara menjaga dan mempertahankan kemesraan rumah tangga. Apalagi kedua pasangan tersebut makan satu piring dan satu gelas berdua. Rasulullah SAW pernah mencontohkan perilaku ini, sebagaimana yang dikisahkan �Aisyah:

??? ??? ?????? ??? ?? ???? ???? ?? ?????? ????? ??? ???? ???? ???? ???? ??? ??? ???? ?? ???? ????? ???? ???? ?? ?????? ???? ??? ??? ???? ??

Artinya, �Saya minum air pada sebuah gelas dalam kondisi haid, kemudian saya menyerahkannya kepada Nabi SAW. Tiba-tiba Nabi SAW menaruh bibirnya persis di bekas tempat saya minum. Saat saya makan sepotong daging, kemudian saya serahkan sisanya kepada Nabi SAW, Beliau juga menaruh bibirnya persis di bekas gigitan saya,� (HR Ibnu Hibban).

Ketiga, mencium istrinya. Kemesraan Rasul dengan istrinya juga dapat dilihat dari kebiasaan beliau mencium istrinya. Sebagaimana diketahui, ciuman memberikan kesan tersendiri bagi perempuan. Karenanya, Rasul SAW terbiasa untuk melakukan hal ini supaya hubungannya menjadi semakin mesra. Dalam Musnad Ishaq Ibn Rahaweh disebutkan:

?? ????? ?? ???? ???? ??? ???? ???? ???? ??? ??? ????? ??? ????

Artinya, �Diriwayatkan dari �Aisyah bahwa Rasulullah SAW mencium sebagian istrinya, padahal beliau puasa.�

Keempat, memuji istri. Perempuan mana yang tidak senang dipuji dan dimanja. Pujian memang sudah keniscayaan bagi perempuan. Untuk memperkuat hubungan rumah tangga, Rasul pun tidak lupa melontari istri-istrinya dengan berbagai macam pujian. Inilah contoh pujian yang diberikan Nabi kepada �Aisyah:

??? ????? ??? ?????? ???? ?????? ??? ???? ??????

Artinya, �Keutamaan �Aisyah dibandingkan perempuan lain ialah seperti keutamaan tsarid (roti dicampur daging) di atas seluruh makanan,� (HR Al-Bukhari, Muslim, dan lain-lain).

Riwayat di atas menjelaskan kepada kita bahwa Rasulullah SAW sosok lelaki romantis. Beliau sangat tahu bagaimana cara mempertahankan kemesraan keluarga. Cara yang dilakukan Nabi tersebut patut diteladani mereka yang sudah berkeluarga. Wallahu a�lam.

Demikian artikel tentang Inilah Sisi Romantis Rasulullah SAW ini dapat kami sampaikan, semoga artikel atau info tentang Inilah Sisi Romantis Rasulullah SAW ini, dapat bermanfaat. Jangan lupa dibagikan juga ya! Terima kasih banyak atas kunjungan nya.

Bikin Nangis! Pesan Terakhir Guru Cantik Sebelum Wafat

Info informasi Bikin Nangis! Pesan Terakhir Guru Cantik Sebelum Wafat atau artikel tentang Bikin Nangis! Pesan Terakhir Guru Cantik Sebelum Wafat ini semoga dapat bermanfaat, dan menambah wawasan. Selamat Membaca! Jangan lupa dishare juga! Jika merasa artikel ini bermanfaat juga untuk orang lain.

TEMPO INDONESIA - Kepergian seseorang yang sangat berarti tentu membuat orang lain begitu sedih. Apalagi orang yang meninggal masih muda dan punya kesan begitu mendalam.

Tampaknya hal ini sangat disadari oleh Jesselyn Ng. Sebelum meninggal, setelah berjuang melawan kanker, wanita ini menulis surat perpisahan bagi semua orang yang mengenalnya.
Jesselyn Ng adalah seorang guru seni di Singapura. Guru penuh semangat ini didiagnosis dengan kanker.

Pertempurannya dengan penyakit berbahaya itu hanya berlangsung singkat, hanya 10 bulan. Setelah itu, dia mengalami koma.

Gadis 21 tahun itu tetap hidup dengan mesin penopang kehidupan. Tetapi karena ingin mengakhiri penderitaan anak mereka, orangtuanya membuat keputusan yang paling menyakitkan, melepas mesin penopang kehidupan Jesselyn.

Tanpa bantuan mesin, Jesselyn hanya bisa bertahan untuk sementara waktu dan meninggal lima hari kemudian.

Sebuah akun Facebook yang dibuat khusus untuk Jesselyn memuat pesan yang diunggah oleh kakaknya. Unggahan tersebut berisi pesan terakhir Jesselyn, yang menyatakan dia telah menemukan kedamaian.

Pada hari-hari terakhirnya, kakak Jesselyn membantu menuliskan pesan yang menyejukkan untuk orang-orang akan dia tinggalkan. Beginilah pesan terakhir Jesselyn kepada orang-orang yang telah mendukung dan mencintainya selama ini.

Berikut isi pesan menggetarkan itu:

Untuk semua orang yang mencintai dan peduli kepadaku:
Hari ini, aku mengucapkan selamat tinggal. Setelah 10 bulan berjuang melawan kanker, aku sudah memutuskan aku siap untuk pergi. Dokter menganggap kasusku 'secara medis sia-sia', yang berarti tidak ada yang bisa mereka lakukan untukku lagi.

Aku tidak pernah tahu bagaimana aku bisa kena penyakit ini, atau bagaimana penyakit itu bisa mengambil hidupku begitu saja. Aku tidak pernah mendapat kesempatan untuk mengucapkan terima kasih kepada begitu banyak orang yang sudah mencintaiku dan menunjukkan kepadaku dukungan melalui masa sulit ini.

Jadi terima kasih, setiap orang dari kalian. Keluarga, teman, teman-teman yang aku tidak bisa hubungi atau lihat untuk waktu yang lama, dan orang lain yang datang, terima kasih. Terima kasih untuk yang datang mengucapkan selamat tinggal kepadaku. Terima kasih atas surat kalian, ingatlah aku. Untuk semua kenangan indah yang telah kita buat selama 21 tahun ini. Aku akan membawa semuanya itu bersamaku.

Papa, Mama, dan Jiejie, terima kasih karena merawatku tanpa lelah selama ini. Meskipun harus bekerja, kalian tidak pernah berhenti memikirkanku. Terima kasih karena mengorbankan waktu kalian dan tidur di sini denganku sepanjang waktu, berbicara kepadaku dan mendorongku untuk berjuang.

Aku sedih melihat wajah kalian yang penuh kekhawatiran dan menangis. Jangan menangis, karena aku di tempat yang lebih baik sekarang. Aku akan tidak perlu lagi harus merasakan sakit, aku tidak akan menderita lagi. Jadi tersenyumlah, aku tidak ingin melihat kalian semua begitu sedih, ok?
Aku sangat tersentuh dengan semua cinta yang aku terima selama ini. Aku berjanji akan baik-baik saja di mana pun aku pergi, dan aku akan senang.

Kalian semua jangan khawatir tentang diriku, aku akan baik-baik saja. Aku harap bisa bertemu kalian semua lagi lain kali. Sampai saat itu, aku akan menjaga cinta kalian bersamaku.
Selamat tinggal untuk saat ini, semua orang <3

Cinta selalu,

Jesselyn (TinynMighty)


Demikian artikel tentang Bikin Nangis! Pesan Terakhir Guru Cantik Sebelum Wafat ini dapat kami sampaikan, semoga artikel atau info tentang Bikin Nangis! Pesan Terakhir Guru Cantik Sebelum Wafat ini, dapat bermanfaat. Jangan lupa dibagikan juga ya! Terima kasih banyak atas kunjungan nya.